Pengertian
Ekonomi Manajerial
Ilmu Ekonomi Manajerial merupakan salah satu bentuk
terapan dari ilmu ekonomi dalam dunia bisnis dan manajemen. Ilmu Ekonomi
Manajerial menerapkan teori dan metodologi ekonomi dalam pembuatan keputusan di
dunia bisnis dan administrasi.Secara lebih khusus, Ilmu Ekonomi Manajerial
menggunakan alat dan teknik analisis ekonomi dalam menganalisis dan memecahkan
masalah-masalah manajerial. Artinya, Ilmu Ekonomi Manajerial menghubungkan ilmu
ekonomi tradisional dengan ilmu-ilmu pengambilan keputusan (decision sciences)
dalam pembuatan keputusan manajerial.
Ilmu Ekonomi Manajerial memang menitikberatkan pada
penerapan-penerapan konsep-konsep ekonomi di dunia bisnis. Meskipun demikian,
perlu pula diketahui bahwa konsep-konsep ekonomi manajerial bisa juga
diterapkan pada tipe-tipe organisasi lainnya. Prinsip-prinsip ekonomi
manajerial tersebut antara lain berkenaan dengan bagaimana mengalokasikan
sumber dayasumber daya yang langka secara efisien. Dengan demikian,
prinsip-prinsip tersebut juga relevan dengan manajemen nonbisnis,
organisasi-organisasi nirlaba, seperti lembagalembaga pemerintah, sekolah-
sekolah, rumah sakit, museum, dan lain-lain.
Berikut
Pengertian Dari Ekonomi Manajerial Menurut Pendapat Para Ahli:
>.
Mark Hirschey
Menurut Hirschey (2003), ekonomi manajerial adalah
aplikasi teori ekonomi sebagai metode untuk pengambilan keputusan menajerial
dan administratif.
>.
Dominic Salavatore (1996)
Menurut Dominic Salavatore (1996), managerial
economics adalah pengetahuan atau wawasan yang menunjukan adanya teori ekonomi
dan analisis terhadap pengambilan keputusan berdasarkan teori ekonomi tersebut
untuk menelaah bagaimana bisnis dapat mencapai tujuan dengan efisien.
>.
Paul G. Keat
Menurut Paul G. Keat (2000), managerial economics
adalah ilmu dan seni tentang bagaimana mengorganisir dan mengalokasikan sumber
daya perusahaan yang terbatas untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
>.
Evan J. Douglas
Menurut Evan J. Douglas (1995), ekonomi manajerial
adalah bagian ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan penerapan
prinsip-prinsip metodologi ekonomi dalam proses pengambilan keputusan sebuah
perusahaan/ organisasi.
>.
Campbell R. McConnell
Menurut Campbell R. McConnell (1993), managerial
economics adalah alat analisis yang sangat penting bagi manajer dalam mengambil
keputusan bisnis. Sesuai dengan namanya, ekonomi manajerial merupakan gabungan
dari ilmu ekonomi dan ilmu manajemen.
Fungsi
Ekonomi Manajerial
Fungsi
dari ekonomi manajerial diantaranya adalah:
Sebagai alat untuk melakukan evaluasi. Dalam bisnis,
evaluasi tidak hanya bisa menjadi instrumen dalam menentukan keberhasilan
bisnis saja, tapi juga sebagai proses recheck kebijakan. Apakah kebijakan lama
bisa kembali diberlakukan dan sesuai dengan kondisi perusahaan saat ini, atau
mungkin perusahaan membutuhkan kebijakan yang baru. Fungsi ini umumnya kerap
diberlakukan pada level tingkat manajerial.
Membantu manajer dalam menyelesaikan masalah.
Menyambung pembahasan sebelumnya, jika hasil evaluasi membutuhkan kebijakan
atau keputusan baru, tentunya perubahan tersebut tidak mungkin datang tanpa
adanya alasan yang kuat atau mungkin masalah baru. Fungsi lain dari ekonomi
manajerial tidak lain untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.
Sebagai contoh, kondisi ekonomi pasar yang bersifat
dinamis, tentunya menuntut perusahaan melakukan penyesuaian dan kebijakan. Jika
masalah tersebut bersifat manajerial, mungkin saja penyebabnya berkaitan
persoalan sumber daya, entah itu man, material, money, atau mungkin method.
Dengan mengetahui letak munculnya masalah, tentu permasalahan tersebut dapat
segera diatasi.
Menganalisis lingkungan industri. Ekonomi manajerial
juga bisa berfungsi sebagai analisis lingkungan industri, lingkungan
perusahaan, dan kondisi ekonomi.Analisis kondisi ini mengacu pada beberapa
bagian seperti kondisi supplier, konsumen, dan keberadaan pesaing atau
kompetitornya. Hasil analisis tersebut tentu dapat diolah kembali menjadi
informasi pendukung dalam menunjang rencana dan keputusan perusahaan ke depan
demi meningkatkan profit perusahaan.
Tujuan
Ekonomi Manajerial
1. Sebagai Alat Evaluasi
Dari sini kita dapat mengevaluasi dari pekerjaan manajer
terdahulu. Maksudnya adalah kita dapat mengevaluasi kinerja dari manajer
terdahulu, bukan hanya kinerjanya saja melainkan kebijakan yang dibuat. Dari
sini apabila dalam evaluasi menemukan hal yang dapat menunjang proses
perkembangan perusahaan maka akan diadopsi pada masa manajer yang baru.
Jika ditemukan suatu kesalahan seperti terkadang ada
hal yang tidak sesuai dengan keadaan pasar yang berubah-ubah tetap dilakukan
pada masa manajer terdahulu, maka dari sini dapat dicarikan alternative ataupun
dapat dihilangkan di manajerial yang baru.
Dari evaluasi ini diharapkan mendapat hasil yaitu mengadopsi hal yang
positif pada kebijakan sebelumnya, dan mengambil altrenatif keputusan atau
diatur ulang untuk hal yang dirasa kurang cocok dalam kebijakan sebelumnya,
sehingga manajer baru memiliki gambaran untuk kebijakan yanga akan diambil
selanjutnya. Bukan hanya itu saja dari proses evaluasi ini pula kita dapat
mengetahui dimana titik kelemahan dan keuntungan dalam sebuah perusahaan. Dari
sini kita lebih memiliki gambaran tentang perusahaan apabila kita telah
mengetahui kelemahan dan kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan
mengembangkan kelebihan dan dengan alternative pemecahan masalah yang didapat
dapat meningkatkan lagi kelebihan untuk menutupi segala kelemahan yang ada.
2.
Membantu Manajer Dalam Menyelesaikan Masalah
Kita tahu bahwa dalam perkonomian pasti banyak masalah
yang dihadapi, belum lagi kondisi pasar yang berubahubah membuat masalah yang
dihapai manajer semakin bertambah. Kita tahu bahwa masalah yang dihapai menajer
bukan hanya menghadapai kondisi pasar yang berubah-ubah, melainkan juga dalam
menentukan tingkatan harga dan pada saat produk keluar, dengan perkembangan
teknologi manajer juga harus paham teknologi industri yang mana yang cocok
untuk digunakan pada perusahaan, sekiranya efisien namun tidak menghambat
keuangan serta tidak menguras banyak pendanaan. Selain itu manajer juga harus
mengetahui media promosi dan peiklanan yang sekiranya dapat membantu
perusahaannya dalam mepromosiakn produk. Ekonomi manajerial yang berperans
ebagai alat analisis dalam pengambilan keputusan, dapat membantu maslaah yang
dihadapi oleh manajer
3.
Mengatur Keuangan
Karena ekonomi manajerial berperan sbeagai alat
analisis dalam pengambilan keputusan maka dengan ekonomi manajerial kita dapat
mengatur jalannya system keunangan baik pengeluara maupun pemasukannya. Disini
perlu pula diidentifikasi biayabiaya yang sekiranya penting agar digunakan
sefisien mungkin, menghindari biaya-biaya yang tidak diperlukan namun tanpa
semgaja dikeluarkan.Sehingga kita bisa menganalisis pengambilan keputusan
bagaimana pemasukan dimanfaatkan dan bagaimana pengeluaran dapat diminimalisir
ataupun dengan pengeluaran yang banyak diharapkan dapat menyeimbangkan
pemasukan pula.
4. Untuk
Mengetahui Lingkungan Industri, Perusahaan, Maupun Perekonomian.
Sesuai tujuannya untuk mendapatkan keuntungan, maka
dengan adanaya ekonomi manajerial kita terbantu dalam menganalisis suatu
lingkungan indutri, perusahaan, maupun perekonomian. Karena ekonomi manajerial
berbasis pada analisis, maka dalam analisis lingkungan juga diperlukan banyak
hal yang perlu diperhatikan. Dalam analisis lingkungan yang perlu dianalisis
adalah bagaimana keadaan konsumen, pemasok, dan juga kompetitor.
Analisis yang dilakukan bukan hanya tiga itu saja
namun, juga dengan keadaan lingkungan dimana perusahaan akan mengeluarkan
produk mereka. Banyak pertimbangan yang dilakuakn dalam analisis lingkungan
agar mencapai pada keputusan yang tepat. Analisis lingkungan diperlukan untuk
tahap pengambilan keputusan, dari pengambilan keputusan inilah nantinya akan
menghasilka bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
5. Untuk
Keuntungan Perusahaan
Di awal telah
djelaskan bahwa fungsi ekonomi manajerial adalah sebagai alat analisis dalam
pengambilan keputusan untuk tujuan keuntungan perusahan. Maka dengan adanya
eonomi menejerial diharapkan perusahaan dapat menganalisis hal yang membawa
keuntungan bagi perusahaan itu sendiri. Disinilah mengapa manajer harus
memahami fluktuasi pasar. Dimana manajer harus mengetahui letak dimana
permintaan pasar, harga jual dan laba.Disini manajer juga harus mengetahui
berapa penetapan harga untuk penjual produk yang sesuai. Hal ini dilakukan agar
perusahaan mendapatkan keuntungan bersih yang maksimal, dimana paling minimal
dapat mengembalikan pengeluaran perusahaan, agak sedikit naik harus mencapai
target yang diinginkan perusahan,
dan lebih baik lagi yang maksimal adalah mendapatkan keuntungan bersih yang
melebihi target yang diinginkan.
STRUKTUR
PASAR
Pengertian
Pasar
Pasar merupakan sebuah tempat untuk bertemunya penjual
dan pembeli. Pasar juga sering dikaitkan dengan tempat jual beli yang
tradisional dengan cara lama. Bahkan, ada orang yang membedakan antara
supermarket dengan pasar.Konotasi pasar sebagai tempat konvensional dan
tradisional kurang tepat, karena definisi pasar sendiri cukup kuat.
Pengertian Pasar adalah suatu daerah, tempat, wilayah
atau area tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi
pertukaran barang atau perdagangan dengan alat tukar yang sah.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pasar merupakan
tempat bertemunya penjual dan pembeli. Maka dari itu, pasar bisa berada di mana
saja, tidak terbatas ruang dan tidak terbatas waktu.
Pengertian
Pasar Menurut Para Ahli
- Menurut William J. Stanton, makna dari pasar adalah
kumpulan dari masyarakat yang bertujuan untuk mendapatkan rasa puas. Kepuasan
itu berasal dari penggunaan uang untuk ditukar dengan barang yang mereka
inginkan.
- Menurut Simamora Pengertian pasar adalah kelompok
masyarakat dengan kebutuhan dan keinginannya untuk memiliki atau membeli barang
tertentu. Bukan hanya itu, mereka juga punya kemampuan beli terhadap produk
tersebut. Kesempatan tukar-menukar barang dengan alat pembayaran pun ada di
dalam pasar.
- Menurut Kotler dan Amstrong Pasar adalah pertemuan
antara para pembeli yang potensial dan juga penjual yang menawarkan produk atau
jasa.
- Menurut Handri Ma’aruf Pasar merupakan ruang para
penjual dan pembeli bertemu. Di sana, ada permintaan dan penawaran antara
penjual dan pembeli dan kemudian juga terjadi transaksi jual dan beli.
Ada definisi dan pendekatan yang berbeda-beda terkait
pasar. Namun, semuanya merujuk kepada proses pertemuan orang yang membutuhkan
atau menginginkan barang dan memiliki alat tukar dengan mereka yang memiliki
barang tersebut.
Fungsi
Pasar
Pasar memiliki fungsi yang signifikan dalam kehidupan
manusia. Berikut adalah fungsi pasar yang ada di tengah masyarakat di berbagai
belahan dunia:
1. Mempertemukan Pembeli Dengan Barang yang Dibutuhkan/Diinginkan
Pasar adalah tempat pertemuan
antara orang yang mempunyai barang dan orang yang membutuhkan barang.terutama
barang-barang konsumtif atau barang yang menjadi kebutuhan sehari-hari, seperti
beras, sayuran dan lauk pauk.
2. Mata Pencaharian
Pasar adalah tempat mencari nafkah
bagi sebagian masyarakat.Bukan hanya pedang, namun juga orang-orang yang
bergerak di sektor lain seperti, supir angkutan, tukang becak, ojek, kuli
panggul, tukang parkir dan lain sebagainya.
3. Meningkatkan Perekonomian Sebuah Komunitas atau Negara
Pasar menjadi media peningkatan
perekonomian negara.Dengan adanya pasar, maka tingkat kesejahteraan masyarakat
pun meningkat. Pasar bahkan bisa menjadi media bagi sebuah negara untuk
meningkatkan devisa melalui proses ekspor
4. Menjaga Stabilitas
Adanya pasar membuat kondisi
sosio-masyarakat dan ekonomi menjadi stabil.Sebab, seseorang dapat mencari
kebutuhannya sendiri tanpa harus melakukan sesuatu yang ilegal atau melanggar
hukum. Selain itu, dengan tempat yang
terpusat, pemerintah bisa memantau harga-harga kebutuhan pokok agar harga bisa
stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
Peran dan
Fungsi Pasar Dalam Perekonomian
Keberadaan pasar mempunyai peran yang sangat
penting.Peran pasar dalam perekonomian adalah sebagai berikut:
1. Peranan Pasar Bagi Produsen
Pasar mempunyai peranan yang sangat
penting bagi produsen yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan
dapat pula digunakan sebagai tempat untuk mempromosikan atau memperkenalkan
barang dan jasa hasil produksi. Selain itu produsen juga dapat memperoleh
barang atau jasa yang akan digunakan untuk keperluan proses produksi.
2. Peranan Pasar Bagi Konsumen
Pasar mempunyai peranan yang sangat
penting bagi konsumen, karena konsumen mudah untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan. Apabila
pasar semakin luas, konsumen akan semakin mudah memperoleh barang atau jasa
yang dibutuhkan.
3. Peranan Pasar Bagi Pembangunan
Peranan bagi pembangunan adalah
menunjang kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung.Upaya dalam
meningkatkan pembangunan, pasar berperan membantu menyediakan segala macam
barang dan jasa yang bermanfaat bagi pembangunan.Pasar juga dapat dijadikan
sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pembangunan melalui pajak dan
retribusi.
4. Peranan Pasar Bagi Sumber Daya Manusia
Kegiatan perdagangan di suatu pasar
membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit.Semakin luas suatu pasar, semakin
besar tenaga kerja yang dibutuhkan.Dengan banyaknya tenaga kerja yang
dibutuhkan, berarti pasar turut membantu menguranti pengangguran, memanfaatkan
sumber daya manusia, serta membuka lapangan kerja.
Secara
umum, pasar mempunyai tiga fungsi utama yaitu sebagai sarana distribusi,
pembentukan harga, dan sebagai tempat promosi.
Pasar
Sebagai Sarana Distribusi
Pasar sebagai sarana distribusi, berfungsi
memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen.
Dengan adanya pasar, produsen dapat berhubungan baik secara langsung maupun
tidak langsung untuk menawarkan hasil produksinya kepada konsumen.Pasar
dikatakan berfungsi baik jika kegiatan distribusi barang dan jasa dari produsen
ke konsumenberjalan lancar.Sebaliknya,
pasar dikatakan tidak berfungsi baik jika kegiatan distribusi seringkali macet.
- Pasar
Sebagai Pembentuk Harga
Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan
pembeli.Di pasar tersebut penjual menawarkan barang atau jasa kepada pembeli.
Pembeli yang membutuhkan barang atau jasa akan berusaha menawar harga dari
barang atau jasa tersebut, sehingga terjadilah tawar - menawar antara kedua
belah pihak. Setelah terjadi kesepakatan, terbentuklah harga.Dengan demikian,
pasar berfungsi sebagai pembentuk harga.
Harga yang telah menjadi kesepakatan tersebut,
tentunya telah diperhitungkan oleh penjual dan pembeli. Penjual tentu telah
memperhitungkan laba yang diinginkannya, sedangkan pembeli telah
memperhitungkan manfaat barang atau jasa serta keadaan keuangannya
- Pasar Sebagai
Sarana Promosi
Pasar sebagai sarana promosi artinya pasar menjadi
tempat memperkenalkan dan menginformasikan suatu barang atau jasa tentang
manfaat dan keunggulan pada konsumen.Promosi dilakukan untuk menarik minat
pembeli terhadap barang atau jasa yang diperkenalkan. Promosi dapat dilakukan
dengan berbagai cara antara lain, memasang spanduk, menyebarkan brosur, pameran
dan sebagainya. Banyaknya cara promosi yang dilakukan oleh produsen, membuat
konsumen lebih selektif dalam memilih barang yang akan dibeli. Biasanya
produsen yang menawarkan barang dengan harga murah dan kualitasnya bagus akan
menjadi pilihan konsumen.
Klasifikasi
Pasar
Secara
umum, ada dua jenis pasar yang ada di dunia.
- Pasar
Tradisional
Pasar tradisional adalah jenis pasar yang menggunakan
cara bertukar barang dan alat tukar secara tradisional. Barang-barang yang
dijual pun biasanya barang kebutuhan yang amat mendasar (primer). Di era modern
ini, pasar tradisional masih gampang ditemui, bahkan di kota-kota besar sekalipun.Pasar
tradisional dicari karena menyediakan kebutuhan primer secara lengkap, dan
harganya pun lebih murah. Selain itu, di pasar tradisional, harga yang
ditetapkan masih dapat ditawar oleh para pembeli sehingga ini cukup
menguntungkan dari sisi ekonomi.
- Pasar
Modern
Pasar modern umumnya hadir dalam tempat yang lebih
futuristik dan lebih menunjang kenyamanan pembeli.Contohnya, seperti
supermarket yang lebih bersih. Barang-barang dalam bentuk mentah, seperti
daging mentah, biasanya tidak diletakkan begitu saja, tetapi dikemas khusus
sehingga tidak mengotori ruangan. Pasar modern juga menerima pembayaran
elektronik, seperti dengan kartu kredit atau debit.Bahkan, pasar modern era
kini bisa menerima pembayaran dalam bentuk dompet digital. Setiap pasar
memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.Yang jelas, bagi masyarakat
modern, keduanya tidak bisa dilepaskan.Pasar modern bisa menjadi tempat untuk
membeli kebutuhan sehari-hari yang nyaman. Sementara itu, pasar tradisional
bisa dipilih untuk membeli barang dalam bentuk grosir dengan harga terjangkau.
Jenis
Jenis Pasar
Berdasarkan
bentuknya, ada dua jenis pasar yang ada di tengah masyarakat. Pasar-pasar itu
adalah:
- Pasar Nyata
Pasar nyata adalah pasar di mana penjual
dan pembeli bertemu muka secara langsung.Di pasar nyata ini, transaksi
berlangsung secara tatap muka sehingga minim terjadi miskomunikasi atau bahkan
penipuan. Pada pasar nyata, pembeli bisa melihat dan menimbang bahan yang akan
ia beli secara langsung. Maka dari itu, saat terjadi kesalahan, sejatinya aia
juga turut bertanggung jawab atas hal itu karena pembelian dilakukan langsung.
Kekurangan dari konsep pasar nyata ini adalah kurang praktis.Pembeli harus
pergi ke tempat tertentu dan harus bertemu dengan pedagang.
- Pasar Abstrak
Pasar abstrak merupakan pasar yang
tidak menyediakan ruang langsung untuk bertemunya penjual dan pembeli. Pasar
abstrak contohnya seperti pasar modal, pasar saham, dan tentu saja jual beli
online yang sekarang ini sedang marak. Abstrak dianggap sebagai ‘pembunuh’ dari
pasar yang nyata. Karena, orang-orang zaman sekarang lebih suka dengan pasar
abstrak.Pasalnya, pasar abstrak bisa dilakukan di mana saja, dan pilihan
barangnya variatif. Kelebihan dari pasar abstrak adalah pasar ini bisa diakses
dari mana saja, mudah untuk mencari barang, dan tak menyulitkan Anda selaku
pedagang dan pembeli. Kekurangannya adalah sebagai pembeli, Anda tidak dapat
mengecek kondisi barang secara langsung.Kemudian, apabila terjadi kesalahan,
komplain pun kadang tak bisa membuat Anda puas.
Sementara, kekurangan dari sisi penjual adalah Anda harus percaya pada
jasa ekspedisi.Padahal, bisa saja ada kesalahan dari jasa ekspedisi, seperti
merusak, menghilangkan barang, dan sebagainya. Bagaimana cara agar pasar nyata
mampu bersaing di era teknologi? Sebetulnya, ada satu jalan tengah yang bisa
diambil, yakni sebagai berikut:
- Pasar nyata bisa fokus
menjadi pasar yang menjual barang dengan harga lebih terjangkau
- Pasar nyata menjual barang
segar yang tak mungkin dikirim dengan ekspedisi
- Pasar nyata membuat sebuah
konsep yang menarik, seperti bazar atau pop-up market.
- Pasar nyata melakukan sebuah
terobosan hybrid. Maksudnya, pemilik pasar nyata juga dapat turut menjual
barang di pasar abstrak dengan bantuan aplikasi pengantar makanan atau
aplikasi e-commerce Pasar nyata juga bisa mereduksi biaya sewa dengan
tidak membuka toko yang terlalu besar sehingga modal bisa dialokasikan ke
tempat lain.
- Pasar nyata juga bisa hadir
dalam event tertentu, seperti car free day.