JOB DESIGN WORK METHOD ORGANIZATION

 A. JOB DESIGN

Desain Pekerjaan (Job Design) merupakan salah satu faktor pendorong keberhasilan produktivitas organisai dan merupakan factor penting dalam manajemen operasionl karena selain berhubungan dengan produktifitas juga menyangkut tenaga kerja yang akan melaksanakan kegiatan operasional perusahaan. Desain pekerjaan adalah suatu alat yang digunakan perusahaan untuk mengatur tugas dan tanggungjawab pekerja. Desain pekerjaa juga disebut sebagai sistem kerja yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan secara efektif dan efisien.

Job Design  tujuaannya mengatur pekerjaan- pekerjaan yang dibtuhkan organisasi dan digunakan untuk memotivasi dan menciptakan peluang kepada indvidu pemegang jabatan untuk mencpai kinerja yang lebih baik dan memperoleh kepuasan kerja. Ada beberapa hal yang peru diperhatikan dalam mebuat Job design yaitu Memperhitungkan tempat, waktu, skill , metode, work area, remunerasi dan sebagainya, menentukan Job Description, Membuat Job Content, Bertanggungjawab unuk mutu dan proses improvisasi.

Teknik Desain pekerjaan (Job Design) dapat dilakukan dengan cara:

- Spesialisasi dan ragam tugas yaitu suatu pendekatan yang menetapkan tugas-tugas khusu. Pengembangan keterampilan dan pembelajaran yang cepat oleh karyawan.

- Job Rotation (Perputaran Kerja) suatu metode perancangan kerja dengan meningkatkan motivasi dan tanggungjawab pekerja dengan melakukan pertukaran posisi pekerjaan sehingga karyawan bisa meningkatkan kemampuannya

- Job Enlargement (Perluasan Pekerjaan) merupakan suatu cara yang dilakukan untuk memberi tugas tambahan kepada pekerja pada tingkat yang sama. Hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan perputaran waktu kerja juga mengurangi pengulangan dan kemonotonan bagi pekerja.

- Job Enrichment (Pemerkayaan pekerjaan) merupakan kombinasi beberapa aktivitas dari penampang vertical dari organisasi menjadi satu pekerjaan untuk memfasilitasi karyawan dengan tanggungjawab dan otonomi lebih, serta peningkatan kerja yang lebih mendalam.

 Metode analisis dan improvement (tahapan) yang perlu dilaksanakan agar suatu desain pekerjaan dapat memenuhi standar pelaksanaan dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja guna tercapainya pekerjaan yang diinginkan antara lain:

- Mengamati pekerjaan dan mengukur efisiensi / Observing work and measuring efficiency

- Menganalisi metode kerja yang ada / Analyzing existing work methods

- Menentukan metode kerja yang baik / Applying good work methods principles

- Melembagakan dan memanfaatkan alat kerja dan desain ergonomic yang kuat / Instituting & utilizing work aids & good ergonomic design

- Melatih karyawan / Training employees.

Dengan begitu lima tahapan diatas juga harus memperhatikan metode analisis, beberapa prinsip desain pekerjaan yang sederhana, alat bantu dan ergonomis dalam pekerjaan, serta pelatihan karyawan. Aapun penjelasannya sebagai berikut :

1. Metode analisis memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti :

- Analisis sitem dan subsistem / System & subsystem analysis

- Analisis tingkat pekerja dan tugas / Worker & task level analysis

- Koordinasi pekerja- mesin / Worker-machine coordination

- Koordinasi kelompok / Group coordination.

2. Beberapa prinsip sederhana dalam job design yang harus dilaksanakan agar suatu pekerjaan dapat dikerjakan secara teratur yaitu :

- Pemrosesan Ulang (Co processing), artinya dalam tahap ini harus memperhatikan Fase aktif, Fase Pasif dan Proses parallel pada job design.

- Menentukan alur pulang pergi bagi karyawan yang melaksanakan pekerjaannya

- Mendesain aktivitas manusia agar kompatibel dengan tubuh manusia agar tidak mudah lelah.

- Melakukan tahapan dengan bekelanjutan atau teru smenerus dn melakukan konsultasi pekerjaan serta improvisasi.

3. Alat bantu dan Ergonomis (Work Aids And Ergonomic)

- Menggunakan peralatan dan perlengkapan untuk memudahkan pekerja.

- Ergonomics : Suatu disiplin ilmu yang perhatiannya pada desain peralatan, perlengkapan, area kerja dengan tujuan membuat pekerja lebih produktif, meminimalisir stress kerja, kecelakaan kerja dan kelelahan.

- Mengatur kenyamanan tempat kerja / Arrange the workplace for convenience

4. Pelatihan (Training) merupakan seluruh upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pekerja agar lebih produktif . Pelatihan diarahkan juga untuk :

- Menyelesaikan Job Content

- Desain metode kerja

- Penggunaan peralatan yang cocok

- Menyeleksi desain ergonomic

- Menghindari pemborosan (waktu, tenaga dan biaya)

- Menentukan standar kerja



B. WORK STANDARD

Manajemen Operasional yang efektif membutuhkan standar yang dapat membantu perusahaan untuk menentukan hal seperti muatan pekerja dari setiap barang yang diproduksi, kebutuhan staf yang digunakan untuk memproduksi barang yang dibutuhkan, perkiraan biaya dan waktu sebelum produksi dilaksanakan hal ini bertujuan untuk membantu mengambil kebutusan dan perkiraan biaya hingga keputusan untuk membuat atau membeli, jumlah kru dan keseimbangan pekerjaan, tingkat prosukdi yang diharapkan, dasar perencanaan insentif pekerja serta efisiensi karyawan dan pengawasan merupakan sebuah standar diperlukan untuk mengetahui apa yang digunakan dalam penentuan efisiensi.

Standar tenaga kerja yang ditetapkan secara benar mewakili waktu yang dihabiskan oleh seorang pekerja rata- rata untuk melaksanakan aktivitas tertentu dibawah kondisi kerja normal. Dengan kata lain work standard meliputi :

1. Evaluasi karyawan dan kompensasi (Employee evaluation and compensation)

2. Penjadwalan personil dan produksi (Personnel and production scheduling)

3. Penetapan biaya dan harga produk (Product costing and pricing)

4. Desain proses dan perencanaan kapasitas (Process design and capacity planning)



C. ORGANIZATION

Organization (Pengorganisasian) dalam manajemen operasional merupakan proses mengatur tugas dan wewenang dan tanggungjawab setiap individu dalam manajemen. Pengorganisasian dalam manajemen memiliki tahap awal usaha untuk merealisasikan rencana manajemen, dimana fungsi pengorganisasian juga mempengaruhi dan menyesuaikan perencanaannya.

Pengorganisasian dapat menentukan tugas utama yaitu menetapkan struktur peruahaan, agar suatu perusahaan memiliki garis, kewenangan dan tanggungjawab yang jelas. Selain itu yang termasuk pengorganisasian kerja antara lain sebagai berikut:

1. Kepuasan kerja (Job Satisfaction) adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Kepuasan pekerjaan karyawan haru diciptakan sebaik- baiknya supaya moral kerja, dedikasi, kecintaan dan kedisiplinan karyawan meningkat. Kepuasan kerja yang dinimati dalam pekerjaan biasanya dengan memperoleh pujian hasil kerja, penempatan, perlakuakm peralatan dan suasana lingkungan kerja yang baik.

2. Peningkatan Proses (Proses Improvement) merupakan suatu usaha yang dilakukan perusahaan secara berkelanjutan untuk mengetahui perkembangan dan kemajuan proses / kegiatan yang dilakukan dalam usaha. Baik untuk mengembangkan dam memperbaiki produk, pelayanan ataupun proses. Hal ini juga merupaka suatu upaya untuk menemukan atau mempertahankan suatu keputusan yang baik sesuai dengan apa yang pertama diharapkan.

3. Kualitas Produk (Product Quality) merupakan suatu tahap pengorganisasian yang dilakukan agar mengetahui  suatu produk untuk melaksanakan fungsinya meliputu daya tahan keandalan, ketepatan kemudahan operasi dan perbaikan serta nilai suatu produk. Kualitas produk ini sangat penting hal ini dikarenakan dapat meningkatkan reputasi perusahaan, sebab perusahaan yang telah menghasilkan suatu produk yangberkualitas akanmendapat predikat sebagai organisasi yang mengutamakan kualitas.

4. Produktivitas dan pengurangan biaya (Productivity and cost reduction) penigkatan produktivitas melalui kualitas dan pengurangan biaya akan meningkatkan profitabilitas dan efisiensi perusahaan secara keseluruhan, melalui pelatihan diharapkan pekerja dapat memahai dan menerapkan cara peningkatan produktivitas melalui kualitas dan pengurangan biaya yang lebih efektif dalam system kelola perusahaan sehingga diharapkan pekerja dapat meningkatan produktivitas perusahaan.

5. Fleksibilitas dan daya tanggap (Flexibility and responsiveness) fleksibilitas dan daya tanggap merupakan suatu hal yang sangat penting dimana fleksibilitas ini sendiri dalam lingkungan kerja berarti memberi karyawan kesempatan untuk membuat pilihan sendiri mengenai kapan, dimana, dan bagaimana pekerja terlobat dalam proyek atau tugas yang terkait pekerjaan dalam perusahaan. Menciptakan Fleksibilitas dalam organisasi bisa melalui berbagai cara seperti bagaimana waktu yang dihabiskan perkerja dalam melaksanakan pekerjaannya (Part- time employment), pilihan tempat untuk melakukan pekerjaannya (Telecommuting), pekerja lepas dipekerjakan untuk penugasan proyek tertentu (Freelancing) dan memiliki jadwal kerja yang fleksibel.

Daya tanggap (Responsiveness) merupakan kesigapan karyawan dalam membantu pelanggan dan memberikan pelayanan yang cepat tanggap, yang meliputi kesigapan karyawan dalam melayani pelanggan, kecepatan karyawan dalam menangani suatu kegiatan, dan penengah keluhan dari pelanggan. Selain itu Daya tanggap (Responsiveness) adalah sikap peduli yang ditunjukkan oleh karyawan atau pekerja yang berupa respon terhadap segala keluhan atau masukkan yang diberikan orang lain atau pelangan.

Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro


Ujian Akhir Semester


1.Ilmu ekonomi mempelajari tentang produksi.
    a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan produksi!
    b. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam produksi?
Jawaban:

 
a. Produksi adalah suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa.

b. Merupakan proses mencipta, mengolah dan menghasilkan suatu barang ataupun jasa. Dalam konteks kewirausahaan kebutuhan dalam proses produksi sering disebut dengan 6M+1i, yaitu
.-Man (Manusia)
Disini yang dimasuksud adalah pekerja/produsen yang menghasilkan suatu hasil produksi.
.-Money (Uang)
Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi bisa juga disebut sebagai modal untuk membeli sejumlah keperluan produksi.
.-Material (Bahan)
Merupakan bahan-bahan yang diperlukan dalam proses produksi. Misalkan bahan mentah (bahan yang perlu mengalami pengolahan) Bahan setengah jadi (bahan yang masih perlu diolah) Bahan jadi (bahan yang sudah tidak perlu diolah)
.-Machine (Alat)
Merupakan alat yang dibutuhkan dan digunakan dalam proses produksi
.-Method (Cara kerja)
Merupakan langkah/cara/teknik yang digunakan dalam proses produksi.
.-Market (Pasar)
Merupakan tujuan akhir dari proses produksi guna melakukan pemasaran produk.
.-Information (Informasi)
Informasi yang dimaksud merupakan informasi pemasaran produk sehingga produk dapat dikenal secara umum.



2.Produksi tentu berkaitan dengan biaya produksi.
    a. Jelaskan apa perbedaan antara biaya tetap dan biaya variabel!   
    b. Berikan contoh ragam biaya tetap dan biaya variabel pada Industri Roti!
Jawaban:
 
a. Biaya tetap merupakan biaya yang tidak terpengaruh oleh kuantitas output produksi
Biaya tetap per unit produksi cenderung  menurun (ini digunakan untuk mengukur skala ekonomi jangka panjang)
.-Biaya variable merupakan biaya yang dipengaruhi oleh output  produksi. Hubungannya searah (korelasi positif)
.-Biaya variabel per unit produksi cenderung tetap (ini digunakan untuk mengukur skala ekonomi jangka panjang)

b. Biaya Tetap Industri Roti : Sewa Tempat, Pajak, Gaji Karyawan, Alat Produksi
. -Biaya Variable Industri Roti : Bahan Baku Roti, Komisi Penjualan, Biaya Utilitas, Biaya Tenaga Kerja Langsung.



3. Produsen tentu menginginkan laba.
    a. Bagaimana cara memperoleh laba?
    b. Kenapa produsen perlu memahami manajemen pemasaran dalam
        upayanya untuk memperoleh laba?
Jawaban:
 
a. Perusahaan memperoleh laba yaitu dengan cara menjual barang dan jasa yang mereka miliki diatas biaya produknya.
Laba atau keuntungan merupakan selisih antara harga produksi dengan harga jual. Laba merupakan sesuatu yang dingin didapatkan oleh semua perusahaan. Dan laba dalam ilmu ekonomi merupakan peningkatan kekayaan   dari seorang investor atas investasi yang dilakukannya.

b. Karena manajemen pemasaran adalah kunci dari kelangsungan bisnis organisasi, dengan menjalankan fungsinya sebagai proses pelaksanaan, dan penetapan seluruh aspek suatu produk saat awal sebelum diedarkan ke publik. Manajemen pemasaran juga dapat mengidentifikasi dan memenuhi apa yang dibutuhkan oleh pelanggan sehingga dapat menguntungkan perusahaan dan perusahaan juga dapat mengetahui produk apa saja yang sedang marak dipasaran  sehingga dapat menarik pelanggan baru, tidak lupa pula dengan pelanggan yang sudah ada dengan terus menawarkan kualitas produk yang bagus.


4. Produsen perlu memahami konsumsi masyarakat.
    a. Jelaskan, kenapa itu penting bagi produsen? (10%)
    b. apa yang dimaksud dengan konsumsi! (10%)
    c. apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya konsumsi? (15%)
Jawaban:
 
a. Konsumsi sangat penting bagi produsen karena konsumsi rumah tangga telah memberikan pemasukan yang besar untuk pendapatan suatu perodusen, konsumsi adalah salah satu faktor penentu pertumbuhan ekonomi yang sekaligus juga indicator kesejahteraan, tingkat konsumsi akan menentukan kulaitas perusahaan atau produsen

b. Konsumsi merupakan segala kegiatan yang dipergunakan dengan tujuan untuk mengambil kegunaan pada suatu produk dan jasa (berupa benda dan jasa) untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung.

c. Pendapatan
Pendapatan adalah hal yang paling mempengaruhi. Karena semakin besar pendapatan yang diterima oleh seseorang, maka akan semakin besar pula daya belinya. Namun, sebaliknya jika pendapatan seseorang semakin kecil, maka akan semakin kecil juga kemampuan membeli atau menggunakan jasanya.
.-Harga Barang dan Jasa
Harga barang akan memiliki pengaruh terhadap besar kecilnya konsumsi seseorang. Ya, apabila harga barang meningkat, biasanya mereka akan memperkecil konsumsinya. Namun, apabila harga sedang turun sudah pastinya mereka akan mengoptimalkannya dengan memperbesar konsumsinya. Tetapi perubahan harga barang ini tidak berlaku untuk barang serta kebutuhan pokok pada umumnya yang selalu dapat dibeli dalam jumlah yang relatif tetap, walaupun harga mengalami perubahan.
.-Adat Istiadat dan Kebiasaan Konsumen
Aistiadat maupun kebiasaan ini sangat berpengaruh terhadap seseorang. Seperti contohnya, salah satu adat istiadat yang biasa dilakukan seperti untuk upacara ritual yang menggunakan bahan-bahan makanan tentu akan sangat berpengaruh terhadap konsumsi.
.-Barang Pengganti
Barang pengganti atau yang juga dikenal barang subtitusi ini juga akan mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakat. Apabila terdapat barang yang dapat menggantikan fungsi suatu barang yang dibutuhkan seseorang dengan harga yang lebih murah, maka barang tersebut dapat mempengaruhi tingkat konsumsi seseorang.
Contoh, makanan yang sudah memiliki franchise tentu memiliki harga yang mahal sedangkan banyak makanan yang tidak jauh berbeda namun tidak memiliki franchise harganya lebih murah, maka dari itu orang membeli makanan yang lebih murah dengan rasa yang tidak jauh berbeda.
.-Jumlah Penduduk
Besar atau banyaknya jumlah penduduk, akan berpengaruh kepada pengeluaran konsumsi dari suatu masyarakat. Suatu perekonomian yang memiliki penduduknya lebih banyak, pengeluaran dari konsumsinya pun akan lebih banyak dibandingkan dengan yang perekonomian yang jumlahnya sedikit, meskipun pendapatan nasional dari kedua masyarakat tersebut sama besarnya.
.-Banyaknya Barang yang Dikonsumsi
Pada umumnya pengeluaran dari masyarakat untuk konsumsi ini dipengaruhi oleh banyak sedikitnya “Consumer Durable” dimana barang konsumsi terpakai lama seperti halnya rumah, kendaraan, lemari es dan sebagainya. Karena itu pengaruhnya kamu dapat mengurangi pengeluaran konsumsi tersebut seperti dengan memiliki sebuah televisi, maka acara seperti menonton bioskop dapat berkurang.

Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro

Ujian Tengah Semester


1. Guna mengenal ilmu ekonomi perlu terlebih dahulu memahami sektor-sektor yang ada di dalam sistem perekonomian, lalu mencari hubunganhubungannya. Sebutkan empat sektor dimaksud, dan jelaskan masingmasing sektor tersebut! 

  • Sektor Rumah Tangga (C) (Households Sector) – yang terdiri dari sekelompok individu yang dianggap homogen & identik.
  • Sektor Perusahaan (I) (Firms Sector) – yang terdiri dari sekelompok perusahaan yang memproduksi brg & layanan.
  • Sektor Pemerintah (G) (Goverment Sector) – yang memiliki kewenangan politik untuk mengatur kegiatan masyarakat & perusahaan.
  • Sektor Asing (X-M) (Foreign Sector) – yaitu sektor ekonomi dunia, di mana ekonomi melakukan transaksi ekspor-impor.


2. Di dalam kegiatan ekonomi senantiasa terjadi hubungan antara permintaan dan penawaran. Terkait dengan hal tersebut, maka jelaskan teori permintaan dan teori penawaran, serta gambarkan hubungannya hingga terbentuknya harga!
  • Teori Permintaan (Demand): Diturunkan dari perilaku konsumen dalam kaitannya dengan keputusan membeli suatu produk. Ketika memutuskan membelu suatu produk, konsumen umumnya memperhatikan banyak aspek, seperti: harga, kualitas, kuantitas, trend, selera, harga produk lain, income, merk, musim dan sebagainya. Sehingga aspek- aspek itu dianalisis menggunakan model analisis grafis, matematis dan table.
Kurva Permintaan
  • Teori Penawaran (Supply): adalah gambaran atas hubungan- hubungan antara aspek- aspek yang ada dalam pasar. Hubungan tersebut terdiri dari para calon pembeli dan penjual akan suatu barang. Modal penawaran digunakan untuk menentukan harga dan kualitas barang yang akan dijual dipasaran. Ketika harga barang dipasaran naik maka jumlah barang yang ditawarkan akan bertambah. Sebaliknya jika harga turun maka jumlah penawaran akan berkurang.
Kurva Penawaran
  • Gambaran hubungan terbentuknya harga
Kurva Harga Keseimbangan Pasar


3. Pasar merupakan bahasan utama dalam ilmu ekonomi. Sebutkan empat karakteristik pasar, dan jelaskan masing-masing karakteristik pasar tersebut!

  • Pasar persaingan sempurna adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga.
Kateristik Pasar persaingan sempurna:
⏩ Terdapat banyak penjual dan pembeli di dalamnya artinya tidak hanya satu penjual dan pembeli yang ada di dalam pasar, jadi yang menentukan harga bukanlah pembeli atau penjual, tetapi keseluruhan interaksi antara pembeli dan penjual.
⏩ Barang yang diperjual belikan homogen (serupa), terkadang pembeli tidak dapat membedakan barang produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
⏩ Perusahaan dapat dengan bebas keluar masuk pasar tersebut, suatu perusahaan bebas menentukan ingin keluar atau memasuki pasar persaingan sempurna karena hampir tidak ada hambatan bagi perusahaan untuk keluar ataupun masuk ke pasar tersebut.
⏩ Faktor Pendorong, Penghambat dan Penyebab Perubahan Sosial Budaya.
⏩ Dampak Konflik dan Pergolakan: Pristiwa, Persaingan ideologis 1960.

Pasar Monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Produsen bebas untuk menentukan harga. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”. Harga ditentukan dari jumlah barang yang akan diproduksi, semakin sedikit banrang, semakin mahal harga barang tersebut.
Karakteristik Pasar Monopoli:
⏩ Hanya ada satu produsen.
⏩ Produsen bebas menentukan harga.
⏩ Adanya hambatan bagi perusahaan lain untuk masuk ke dalam pasar monopoli.
⏩ Output yang besar karena permintaannya banyak.
⏩ Biaya marginal semakin lama semakin menurun, sehingga biaya produksi (AC) makin rendah. (decreasing MC dan AC)

  • Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya.  produsen memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga pasar.
Karakteristik Pasar Monopolistik:
⏩ Terdapat banyak penjual, oleh karena itu suatu produsen hanya memiliki pengaruh yang kecil dalam penentuan harga barang.
⏩ Barang yang dihasilkan berbeda corak, ini adalah faktor terpenting uang membedakan pasar persaingan monopolistik dengan pasar persaingan sempurna. Secara fisik mudah membedakan produksi suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.
⏩ Masuk ke dalam industri sangat mudah, hambatan untuk masuk ke dalam pasar ini tidak sesulit dalam pasar monopoli atau oligopoli, tetapi juga tidak semudah dalam pasar persaingan bebas karena butuh modal yang besar untuk menghasilkan barang yang berbeda corak dengan yang sudah tersedia di pasar.
⏩ Fungsi Uang: Sejarah, Nilai, Jenis, Syarat dan Valuta Asing.
⏩ Faktor Penghambat Mobilitas Sosial: Dampak, Bentuk & Saluran.


  • Pasar Oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.  Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada.
Karakteristik Pasar Oligopoli:
⏩ Sedikit produsen dalam suatu pasar, akibatnya keputusan yang diambil oleh satu produsen akan sangat mempengaruhi produsen yang lain. Oleh karena itu Produsen-produsen yang ada saling bersepakat untuk melakukan tindakan bersama di dalam menentukan harga dan tingkat produksi.
⏩ Produk yang dihasilkan homogen atau sama, ada 2 tipe, yang pertama adalah produsen barang standar atau bahan mentah, yang ke-dua adalah produsen barang yang berbeda corak, biasanya barang akhir atau barang jadi.



4. Sektor konsumsi juga merupakan peran penting dalam sistem perekonomian.
a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan konsumsi!
b. Jelaskan tiga macam elastisitas harga terkait konsumsi!

  • Konsumsi adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan faedah suatu benda berupa barang dan jasa dalam rangka pemenuhan kebutuhan dan kepuasan secara langsung.
  • Elastisitas Harga: membahas perbandingan / rasio presentase perubahan kuantitas suatu barang yang diminta atau yang ditawarkan dengan persentase perubahan harga barang itu sendiri. 3 macam elastisitas:
⏩ Permintaan Inelastis: dimana nilai elastisitasnya <1, hal ini karena persentase perubahan yang diminta lebih kecil daripada persentasi perubahan harga. Sehingga dampak terhadap permintaan adalah penerimaan turun bila harga turun.
⏩ Permintaan Elastis: dimana nilai elastisitasnya > 1, hal ini dikarenakan persentase perubahan jumlah yang dimintalebih besar daripada persentase perubahan harga. Sehingga dampak terdapat penerimaan adalah penerimaan naik bila harga turun.
⏩ Permintaan Uniter: dimana nilai elastisitasnya 1. Hal ini karena persentase perubahan yang diminta sama dengan persentase perubahan harga. Sehingga dampak terhadap penerimaan adalah penerimaan tetap meskipun harga berubah.

MENGUKUR PERMINTAAN PASAR

  BAB I PENDAHULAN   A.     Latar Belakang Pada dasarnya Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih da...